Created (c) by Princexells Seyka (Princelling Saki)
.::SELAMAT DATANG DI BLOG RAGIL.... SEMOGA ANDA TIDAK BOSAN UNTUK BERKUNJUNG::.
Tampilkan postingan dengan label puisi rindu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi rindu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Mei 2012

Rasa Rindu ku




kau mengajari ku melebur dalam gelap tanpa harus lenyap
merengkuh rasa takut tanpa perlu susut
ku terdiam dan terbangun dari ilusi
namun aku tak memilih untuk pergi

aku merindukan mu 
disaat aku merasakan kesepian
aku merindukan mu ketika
aku terbangun dari ilusi ku
aku merindukanmu ketika 
aku teringat akan sapa lembut mu

Selasa, 22 Mei 2012

Kerinduan-Ku





Kerinduan-KU
SaYang ,.
Rindu ini t’lah menghancurkan pikiran-KU
Meskipun Qta tidak bertemu hanya sebentar

Ini bukan kerinduan biasa
Kerinduan ini sangat menghancurkan pikiran-KU
Tak seperti biasa yg kurasakan
Sampai – sampai air mataku terurai

Namun ,.,.
Ini kenyataan
Bahwa aku sangat merindukan-MU

Merindukan ,.
Canda tawa-MU .,
Senyum manis-MU .,
Mendengar merduhnya suara-MU &
Melihat ceriahnya wajah manis-MU ,.

Nama-MU ,.
Abadi tersimpan dalam singgasana hati-KU
Terukir indah tanpa tergantikan
Nama-MU lah pengganti rindu-KU s’lama ini ,.

Engkau bagaikan embun yg menyapa pagi-KU
Ingin sekali KU-berteriak
Untuk memanggil-MU
Untuk mengatakan
” I MISS YOU ” ;-(

Penantianku





Kini kau pergi bersama bayangmu
Tinggalkan daku seorang diri
Ingin rasanya ku bertemu
Agar ku tak lagi menyendiri

Kau hapus semua jejakmu
Pergi jauh tak tau dimana
Ku mencarimu tak jemu-jemu
Namun tak kunjung ada kau disana
Ku coba ikhlaskan semua
Perihnya hati dengan sayatan cintamu
Sandaran pelukmu yang dulu terasa
Bagai awan tebal yang begitu cepat berlalu

Ku pejamkan mata ini berharap semua berakhir
Kenyataan yang ada hanya bisa ku tangisi
Dengan tetesan air mata yang slalu mengalir
Lembap bagaikan jejakmu berliku tanpa henti

Beribu maaf ku lontarkan dalam teriakanku
Tanyaku menyeluruh menanti sebuah jawaban
Adakah kau disana merasakan rinduku padamu?
Ku gila, gila karna bayangmu tak lepas dari ingatan

Jika kau tak ingin kembali
Selamanya juga ku kan pergi
Pergi berlari menyongsong hari
Tanpamu disini ku buka lembaran baru lagi.

Rindunya





bagaimana bisa aku terus diam
kalau ini semua tak terbalas
bagaimana bisa aku terus diam
kalu ini semua menggantung…


engkau…
yang ada di sana, yang dimana
taukah kau jika aku tulis ini
tulis tentangmu, tentang rindumu


engkau…
pernahkah juga menyambut rinduku
walau hanya dengan senyum
tanpa harus kau ucap kata penyambutan


engkau…
yang ada dimana
ketahuilah aku terus merindumu
ketahuilah aku terus menantimu kembali
kembali bersama sperti waktu itu
waktu yang penuh canda dan bungah
waktu yang berlalu dengan indah
waktu yang slalu terkenang


Tuhan..
sampaikan padanya
tentang rinduku
tentang rindunya yang slalu kutunggu
tentang rindunya, Tuhan…